Sat-Reskrim Polres Pidie Aceh Menggrebeg Penimbunan Pupuk Bersubsidi

453
0

WARUNGNUSANTARA88.COM – Pada senin (26/02/2018) sekitar pukul 13.00 Wib, Tim dari Unit Tipiter Sat-Reskrim Polres Pidie Aceh telah menangkap RS (45) salah seorang pedagang Warga Desa/Gampong U Bungkok Kecamatan Glumpang Baro Kab.Pidie Aceh yang melakukan penimbunan Pupuk bersubsidi Sebanyak (12.100 kg) atau 12,1 Ton.

Penangkapan terhadap RS (45) sebagai pelaku penimbunan pupuk bersubsidi oleh Tim dari Unit Tipiter Sat-Reskrim Polres Pidie Aceh yang di pimpin oleh AKP Mahliadi, ST, MM tersebut atas laporan masyarakat Desa/Gampong U Bungkok Kecamatan Glumpang Baro Kabupaten Pidie tentang adanya kegiatan penimbunan pupuk bersubsidi oleh RS di kios miliknya yang berlokasi di Gampong U Bungkok. Setelah melakukan pengecekan ke TKP.

Pada Senin (26/01), tim tiba dilokasi kios milik RS dan berhasil menemukan 12,1 ton pupuk bersubsidi yang akan dijual oleh pelaku ke pengencer. Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Mahliadi, ST, MM saat di konfirmasi oleh anggota WN 88 Unit 020 Aceh membenarkan informasi tersebut dan salah satu anggota WN 88 Unit 020 Aceh segera terjun ke lokasi di Desa/Gampong U Bungkok Kecamatan Glumpang Baro Kab.Pidie.

RS (45) ditangkap karena telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan niaga pupuk bersubsidi yang mana pelaku tidak berhak melakukan transaksi jual-beli pupuk bersubsidi dikarenakan RS (45) sebab dia bukan merupakan pengecer resmi pupuk bersubsidi dan telah melakukan penimbunan pupuk bersubsidi sebanyak 12.100 kg atau setara dengan 12,1 Ton yang terdiri dari jenis Phoska sebanyak 94 karung (50 kg) atau 4.700 kg, jenis urea sebanyak 60 karung (50 kg) atau 3.000 kg, jenis SP-36 sebanyak 71 karung (50 kg) atau 3.550 kg, jenis ZA sebanyak 18 karung(50 kg) atau 900 kg.

Pelaku (RS) telah lama melakukan kegiatannya dengan menjual pupuk bersubsidi diatas harga HET yang ditetapkan pemerintah kepada warga yang membutuhkan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannnya RS beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pidie. Dalam hal ini pelaku dan dijerat dengan pasal 21 Jo pasal 30 (3) Permendag RI Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 Tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsisi untuk sektor pertanian Jo pasal 24 (1) Jo pasal 29 (1) Jo pasal 106 Jo pasal 107 UU nomor 7 th 2014 tentang perdagangan. jo pasal 1 Sub 3e Jo pasal 6 (1) huruf b UU Drd nomor 7 95 tentang tindak pidana ekonomi Jo pasal 480 KUHPidana sebut Mantan Panit 1 Unit 1 Subdit 1 Direskrimsus Polda Aceh tersebut.”(Saf/Hasbi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here