Beda Domisili, Pasien Puskesmas Dipersulit

1073
1

Bekasi – Jumat (22/2), seorang ibu berinisial R hendak membawa anaknya yang masih balita untuk berobat ke Puskesmas Rawa Tembaga, Bekasi selatan.

Ibu R yang berdomisili di Bekasi Barat hendak membawa puterinya yang sedang sakit ke Puskesmas Bekasi Selatan. Sang anak yang sudah 2 hari sakit batuk tak kunjung sembuh, dibawa berobat dengan menggunakan KS (Kartu Sehat/Jamkesda).

Sang ibu saat melakukan registrasi di puskesmas tersebut, tiba-tiba salah seorang pegawai menolak pendaftaran sang ibu yang menggunakan KS tersebut. Karyawan puskesmas menolak pasien tersebut dengan halus, dan meminta R membawa anaknya berobat ke puskemas yang berada di Bekasi Barat atau per wilayah.

R menanyakan kebijakan KS kepada tim Cyber88, “Apakah KS Kota Bekasi tidak bisa dipakai untuk berobat ke puskesmas yang berbeda domisili? Sedangkan tempat tinggal saya sangat dekat dengan puskemas Rawa Tembaga Bekasi selatan. Kalau saya harus berobat ke Puskesmas Bekasi Barat, cukup memakn waktu. Saat saya melakukan registrasi, banyak pasien yang berbeda domisili ditolak halus oleh pihak puskesmas.

Tim Cyber88 pun segera melakukan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Rawa Tembaga, Bekasi Selatan. Kepala Puskesmas, Ibu Oom Karomah meminta maaf kepada keluarga pasien dan menjelaskan, “Kalau penggunaan KS saat ini sudah bisa dipakai di puskesmas mana saja. Mungkin ada kesalahpahaman komunikasi antara karyawan puskesmas dengan pasien.”

Keluarga pasien meminta kepada Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Bekasi selatan agar selalu memperhatikan ke seluruh pegawai Puskesmas, agar kejadian ini tidak kembali terulang. (Dika)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here